DPRD Sigi Komitmen Dukung Pembangunan di Sektor Pertanian

Ketua Komisi III DPRD Sigi, Herman Latabe (Tengah) foto: istimewa

KAREBA SULTENG, SIGI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi bersama Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus mendukung penuh pembangunan di sektor pertanian.

Pembangunan sektor pertanian tersebut, meliputi regulasi, anggaran, maupun pengawasan.

“Kami di DPRD Sigi berkomitmen memperkuat peran petani, memastikan mereka mendapat dukungan benih, alsintan, hingga akses pasar. Dengan begitu, Sigi tidak hanya surplus beras, tetapi juga semakin kokoh sebagai lumbung pangan Sulawesi Tengah,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sigi, Herman Latabe dalam keterangan resminya, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, sektor pertanian yang menyumbang hampir 48 persen terhadap PDRB Sigi harus menjadi prioritas pembangunan berkelanjutan.

Herman menegaskan bahwa panen raya padi di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, beberapa waktu lalu, menjadi simbol nyata kebangkitan sektor pertanian Sigi setelah mengalami keterpurukan akibat bencana gempa bumi dan likuefaksi 2018.

“Panen raya kali ini adalah momentum penting. Irigasi yang sempat rusak total kini kembali berfungsi, dan hasilnya dapat kita saksikan bersama. Ini bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga masyarakat tani mampu memulihkan Sigi dari keterpurukan,” ucapnya.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan di satu forum panen raya sebut Herman, menunjukkan dukungan yang solid terhadap pembangunan pertanian di Sigi.

“Kami meyakini, dengan dukungan semua pihak, Sigi akan terus melangkah maju, bukan hanya untuk petani, tetapi juga bagi kesejahteraan seluruh masyarakat,” jelasnya.

Diketahui, panen raya kali ini, sawah seluas 500 hektare dipanen serentak dengan produktivitas rata-rata 7 ton per hektare. Hingga Agustus 2025, luas tanam mencapai 13.253 hektare, panen 16.209 hektare, dengan estimasi produksi 112.991 ton gabah kering panen.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi. Kemudian disaksikan pula oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Pangdam XXIII/Palaka Wira, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI Andi Nur Alamsyah, Forkopimda, serta kelompok tani dan tokoh masyarakat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *