KAREBA SULTENG, PALU- Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh kelakuan seorang oknum mengaku wartawan berinisial R.
Oknum mengaku seorang jurnalis di media Sakura net, diduga melakukan pemerasan dan pencemaran nama baik Ketua Yayasan Panca Bhakti, Ir, H. Rendy A Lamadjido di salah satu grup facebook.
Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan di Hotel Aston Palu, Kamis (18/6/2026(, ia mengaku baru sebulan kenal dengan oknum tersebut. Oknum R kerap meminta bantuan uang kepada H. Rendy.
Mengingat hubungannya dengan para insan pers telah lama terjalin baik, H. Rendy memberikan bantuan uang hingga jutaan rupiah ke rekening oknum tersebut.
“Berapa kali dia meminta bantuan kepada saya, jangankan wartawan, masyarakat saja kalau minta bantuan pasti saya bantu. Namun saat kejadian gempa bumi kemarin, dia menghubungi saya minta uang lagi. Katanya dia berada di Jakarta. Kemudian saya mengatakan bahwa saat ini orang lagi panik di Palu karena gempa bumi. Bendahara saya juga panik dan belum ditau di mana. Kalau minta uang tunai saya tidak ada saat ini. Tapi kalau mau tiket, saya bisa sediakan. Tapi dia maunya uang tunai Rp 2.800.000,” ucapnya.
Setelah permintaanya tidak dikabuilkan lanjut H. Rendy, tiba-tiba banyak teman dan keluarga menghubunginya bahwa di salah satu grup facebook (info kota palu) terpampang fotonya dengan capture menuduh dirinya keluar masuk hotel hanya bermain dengan perempuan. Diposting oleh akun Sakura net.

“Saya akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. Keluarga dan teman-teman sangat keberatan dengan hal ini. Sebelum melapor, saya mengundang teman-teman wartawan. Jangan kesannya nanti media atau profesinya yang dilaporkan, namun oknumnya saja,” ungkap H. Rendy Lamadjido.
Dikutip dari media Ikra Post.com, oknum R yang dikonfirmasi via telepone dan chat di aplikasi whatsAppnya Kamis sore (18/6-2026) mengaku dijanji-janji sama Rendy Lamadjido mau dikirimkan tiket. Tapi tidak ada.
“Disingung soal permintaan uang Rp, 2,800,000 R mengaku sudah bouking tiket tinggal membayar sisanya Rp, 700 ribu, dan dijanji 3 jam akan dikirim namun konga saja tidak ada dikirim,”ujarnya.
Ditanya soal sering minta bantuan sama Rendy, R mengatakan tidak ada bantu Rendy yang selama ini bantu saya Menteri hukum Supratman Andi Agtas.
“Konga saja itu Rendy, dia janji-janji saja mau bantu tapi tidak ada. Dan saya secara pribadi tidaklah pernah mencermarkan nama baiknya melaikan itu teman grup wa.Sampaikan ke beliau trma kasih sudah memperalat kami,”tulis R.**(FN)













