KAREBA SULTENG, PALU- Mulai hari ini, Pemerintah Kota Palu memutuskan untuk sementara meniadakan kegiatan belajar tatap muka bagi siswa Sekolah Dasar, dan menggantinya dengan pembelajaran daring.
“Mulai hari ini untuk sementara kegiatan belajar tatap muka bagi anak-anak sekolah dasar ditiadakan terlebih dahulu dan akan dilaksanakan melalui pembelajaran daring. Kebijakan ini akan dievaluasi dalam dua hari ke depan sambil melihat perkembangan kondisi yang ada,” ungkap Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid disela-sela kegatan pertemuan bersama unsur Forkopimda Palu, di rumah jabatan wali kota, Rabu (17/6/2026).
Wali kota menyatakan hal ini dilakukan agar anak-anak dapat memperoleh pendampingan yang baik dari keluarga serta memastikan seluruh aktivitas pendidikan nantinya dapat kembali berjalan secara normal dan aman.
Wali kota menyampaikan bahwa hingga saat ini BMKG terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap aktivitas kegempaan yang terjadi.
“Saat ini BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan yang terjadi. Hingga saat ini belum ada status khusus yang dikeluarkan terkait kondisi tersebut. Bukan berarti kami tidak ingin menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi berdasarkan data dan informasi resmi yang ada, Pemerintah Kota Palu tidak menetapkan status tertentu,” ujar Wali Kota.
Meski demikian, Pemerintah Kota Palu bersama seluruh unsur terkait tetap melakukan pemantauan secara optimal terhadap perkembangan situasi di lapangan.
“Namun demikian, kami terus melakukan pemantauan secara optimal terhadap perkembangan situasi dan akan terus memperbarui informasi dari BMKG untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat,” lanjut wali kota.
Wali Kota menegaskan bahwa hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Yang terpenting saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan dan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan jelas mengenai kondisi yang terjadi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas wali kota.
Terkait kondisi infrastruktur dan bangunan di Kota Palu, Wali Kota menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari lapangan, tidak ditemukan kerusakan yang signifikan akibat gempa.
“Alhamdulillah tidak ditemukan kerusakan yang signifikan. Memang terdapat beberapa kerusakan, namun sifatnya sangat ringan dan masih dalam kategori wajar. Oleh karena itu, kami bersyukur Kota Palu secara umum berada dalam kondisi yang baik,” ungkap wali kota.
Sementara itu, untuk korban terdampak, tercatat terdapat dua warga yang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan yang baik.
“Untuk korban, tercatat ada dua orang yang mengalami luka ringan akibat kejadian kemarin. Alhamdulillah keduanya telah mendapatkan penanganan yang baik. Salah satunya adalah seorang anak yang sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka ringan akibat menginjak pecahan beling. Sementara satu korban lainnya mengalami luka akibat tertimpa plafon. Namun, syukur alhamdulillah, kondisi keduanya saat ini dalam keadaan baik,” jelas Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Hadianto kembali mengajak seluruh masyarakat Kota Palu untuk tetap tenang dan tidak gelisah menghadapi situasi yang terjadi, mengingat aktivitas kegempaan terus dipantau secara intensif oleh BMKG.
“Kepada seluruh masyarakat Kota Palu, saya ingin menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan yang terjadi terus dipantau secara intensif oleh BMKG. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gelisah, terutama dalam memberikan rasa aman kepada anak-anak kita,” kata wali kota.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Palu, Kapolresta Palu, perwakilan Dandim 1306/Kota Palu, perwakilan BMKG, Basarnas Palu, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat dilaksanakan untuk membahas perkembangan kondisi Kota Palu pascagempa yang mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Palu bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, serta menyampaikan informasi resmi secara cepat dan akurat kepada masyarakat.**













