KAREBA SULTENG, PALU- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) UP3 Palu menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Program “Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan di SMP Negeri 1 Palu” yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Palu, Rabu (5/8/2026).
Program tersebut menjadi bentuk kontribusi PLN dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis digital sekaligus mendukung terciptanya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam program itu, PLN menyerahkan 25 paket komputer PC, dua unit WiFi router, tiga unit webcam, satu unit printer, serta pelatihan digitalisasi pendidikan bagi para guru.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas pembelajaran di SMP Negeri 1 Palu sekaligus meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses belajar mengajar.
Kegiatan tersebut dihadiri Manager PLN UP3 Palu Ansar bersama Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu Natallia Revianto. Dari pihak sekolah hadir Kepala SMP Negeri 1 Palu Yusri, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran guru dan siswa.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi, S.Pd., M.Pd., yang memberikan apresiasi terhadap kolaborasi PLN dengan dunia pendidikan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Palu Ansar kepada Kepala SMP Negeri 1 Palu Yusri, S.Pd., M.Pd., dan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi.
Kepala SMP Negeri 1 Palu Yusri menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
“Bantuan ini merupakan anugerah yang sangat berarti bagi kami dalam mendukung proses pembelajaran berbasis digital. Kami optimistis fasilitas yang diberikan beserta pelatihan kepada para guru akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik,” ujar Yusri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi mengatakan, transformasi digital dalam dunia pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, bantuan PLN tidak hanya memberikan fasilitas penunjang pembelajaran, tetapi juga meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan digitalisasi.
“Kami mengapresiasi langkah PLN yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah yang merasakan manfaatnya,” kata Hardi.
Manager PLN UP3 Palu Ansar menegaskan, PLN melalui program TJSL akan terus berupaya memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
“PLN tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga ingin memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui program digitalisasi pendidikan ini, kami berharap sekolah memiliki fasilitas yang semakin memadai untuk mendukung proses belajar mengajar yang inovatif,” tutur Ansar.
Senada, General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun menegaskan bahwa program TJSL PLN merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan tujuan pembangunan nasional.
“Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Karena itu, PLN akan terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Usman.
Ia berharap dukungan terhadap digitalisasi pendidikan dapat membantu melahirkan generasi yang unggul, inovatif, serta mampu bersaing di tengah perkembangan era digital.
Melalui program tersebut, PLN berharap seluruh fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh SMP Negeri 1 Palu untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mencetak generasi penerus bangsa menuju Indonesia yang semakin maju.**













