DAERAH  

Pasutri Desa Oti Terima Sertifikat Elsimil

DONGGALA- Pasangan Suami Istri Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, diberikan sertifikat Elsimil.

Sebelumnya, Pasangan Suami Istri tersebut, terlebih dahulu dilakukan pendampingan oleh tim TPK Desa Oti.

Dalam keterangannya baru-baru ini, Korwil PLKB Kecamatan Sindue Tobata, Kartini Pontoh, S. Km mengungkapkan bahwa Elsimil, merupakan kependekan dari Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL). Fungsi dari sertifikat ini adalah pencegahan stunting di Indonesia.

Sertifikat Elsimil menjadi salah satu syarat yang wajib dimiliki oleh calon pengantin yang hendak menikah.

Menurutnya, tiga bulan sebelum pernikahan, calon pengantin didampingi tim TPK, wajib melaksanakan skritining kesehatan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui apakah catin suda siap hamil atau belum.

“Wajib diketahui umur wanita harus 20 tahun, lingkar lengan atas harus 23;5 cm, hemoglobin harus diatas 11 gram. Apabila tidak memenuhi syarat pertama, pernikahan harus ditunda selama tiga bulan. Tujuan dari penundaan adalah TPK harus mendampingi catin sampai syarat skrining sesuai yang telah ditentukan dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Apabila syarat tersebut tidak sesuai lanjut Kartini, catin tidak bisa mendapatkan sertifikat elsimil. Aplikasi akan menolak, aplikasi langsung terhubung kepada kepala bkkbn, dr hasto wardoyo selaku kepala bkkbn pusat.

“Tujuan umum dari elsimil adalah pencegahan stunting agar tidak ada lagi di indonesia,” terangnya.**(Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *