SPORT  

Disdikpora Donggala Klarifikasi Kepastian Pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026

Kabid Pembinaan Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Donggala/foto: SR

KAREBA SULTENG, DONGGALA- Kepala Bidang Pembinaan Kepemudaan dan Keolahragaan, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Valencya Siske Rungka, S.E.,M.M, mengaku belum mengetahui kepastian pelaksaan kegiatan Turnamen Berani Cup 2026 di Kabupaten Donggala.

“Kami belum mendapat kepastian terkait pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026 di Donggala. Iven ini kemungkinan dilaksanakan setelah kegiatan Liga Empat Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di lapangan Faqih Rasyid. Info tersebut, juga saya dengar dari salah satu staf di bidang pora dan ia juga cukup dekat dengan panitia-panitia tersebut,” kata Valencya saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (17/4/2026).

Ia juga mengatakan, bahwa pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang pendidikan tingkat Kabupaten Donggala 2026 sementara berproses.

“Tahun ini, meskipun dengan efesiensi yang memang belum ada anggaran, dan pada waktu itu tidak terkover di dipa. Dispora juga baru penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan dinas pendidikan, tetapi dengan kehadiran pimpinan kami yang baru pak Ansyar Sutiadi, berkeinginan dan ini merupakan program yang harus dilaksanakan di daerah, karena mereka adalah anak-anak kita di Kabupaten Donggala yang berprestasi,” terangnya.

Valencya menambahkan, bahwa bidangnya telah diinstruksikan untuk medesain skema pelaksanaan kegiatan O2SN draf berbasis efesiensi.

“Saya sudah mengajukan entah bagaimana polanya, ini juga sesuai dorongan serta keyakinan dari pimpinan bahwa kita akan bisa melaksanakan kegiatan tersebut,” tuturnya.

Selain kegiatan O2SN, Valencya juga ingin melaksanakan kegiatan GSI (Galaxy Siswa Indonesia) tingkat Kabupaten Donggala.

“Agenda GSI ini sebenarnya ingin kami konetkan dengan peringatan hardiknas di Dampelas biar kelihatan lebih ramai, tetapi saya sudah mencari informasi di setiap sekolah-sekolah di kecamatan-kecamatan katanya masih berproses. Apabila kegiatan tersebut kita paksakan anak-anak tidak maksimal, maka dari itu biarkan saja acara hardiknas berjalan dengan sendirinya,” ucap Valencya.

Ia juga menyebut penyelenggaraan O2SN dan GSI direncanakan di pertengahan bulan Mei 2026 selama empat hari.**(Sr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *