Pemkot Palu Dinilai Lebih Memprioritaskan Pembangunan Patung, Ketimbang Drainase 

Anggota DPRD Kota Palu, Haekal Ishak/foto: Firmansyah

KAREBA SULTENG PALU- Anggota DPRD Kota Palu, Haekal Ishak menyoroti macetnya realisasi usulan perbaikan drainase di Jalan S Surumana, Danau Lindu, serta di Jalan Sis Al-Jufri.

Sementara Pemerintah Kota Palu lebih memprioritaskan pembangunan patung, hingga perbaikan taman, dan penganggaran Bus yang nilainya milyaran rupiah.

“Sudah beberapa kali saya sampaikan usulan untuk perbaikan drainase di depan Alkhairat, kalau hujan airnya meluap, serta di Jalan Sungai Surumana, dan Danau Lindu. Saya meminta Pemerintah Kota Palu realistis dalam penggunaan anggaran. Mana yang lebih penting pembuatan patung dan taman mewah, serta Bus yang nilainya milyaran, atau memperbaiki drainase. Saya menduga di wilayah Palu Barat tidak diperhatikan,” tegas Haekal Ishak saat rapat paripurna penyampaian laporan pimpinan Pansus sekaligus pengambilan keputusan dalam rangka persetujuan rancangan rekomendasi atas pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban Wali Kota Palu tahun 2025, di ruang sidang utama kantor DPRD Kota Palu, Senin (25/5/2026).

Haekal berharap Pemerintah Kota Palu lebih memperhatikan manfaat secara luas dari penganggaran untuk pembangunan infrastruktur

“Untuk apa kita anggarkan hingga milayaran untuk perbaikan taman, patung, serta Bus, sementara drainase buruk,” pungkasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti ketidakhadiran Wali Kota Palu dalam rapat paripurna yang membahas laporan

“Dalam rapat paripurna sepenting ini, saya berharap Wali Kota Palu bisa hadir bukan diwakili, atau minimal Wakil Wali Kota,” tandasnya.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Palu, Muhlis U Aca, dihadiri anggota DPRD Palu, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, dan OPD terkait Pemerintah Kota Palu.**(FN)