KAREBA SULTENG, PALU- Pemerintah Kota Palu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan Palu Berzikir dan Bermuhasabah serta Tabligh Akbar, di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu yang mengusung semangat kebersamaan, refleksi, serta doa untuk keberkahan dan kemajuan Kota Palu.
Tabligh Akbar dalam kegiatan tersebut menghadirkan penceramah, Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawar, M.A., yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia periode 2001–2004.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., M.M., serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palu dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan bahwa kegiatan Palu Berzikir dan Bermuhasabah menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
“Tadi kita sudah berdoa dari musibah yang mungkin kita tidak mampu menjalaninya. Kegiatan ini diisi dengan tausiyah dari mantan Menteri Agama RI. Mari kita simak sebaik-baiknya,”ujar Wali Kota.
Menurut wali kota, pesan-pesan keagamaan yang disampaikan melalui tausiyah hendaknya tidak hanya didengarkan, tetapi juga dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan pesan itu menjadi pesan yang membawa petunjuk kita semua, sehingga insyaallah kita mampu menjaga diri kita dengan baik,” lanjut wali kota.
Wali Kota menegaskan bahwa kemampuan setiap individu dalam menjaga diri, lingkungan, serta nilai-nilai kebaikan merupakan bagian penting dalam upaya menjaga Kota Palu secara bersama-sama.
“Dengan kita mampu menjaga diri kita dengan baik, maka kita mampu menjaga kota ini dengan baik,” kata wali kota.
Wali kota pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Kota Palu dengan semangat kebersamaan dan doa, sehingga kota ini dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih baik.
“Pokoknya Kota Palu harus lebih baik. Terima kasih banyak. Mari kita terus berdoa yang baik untuk kita punya kota. Semoga rahmat Allah SWT terlimpahkan selapang-lapangnya dan sebesar-besarnya bagi Kota Palu dan seluruh masyarakat Kota Palu,” pungkas wali kota.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung dalam suasana khidmat.
Selain menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat Kota Palu untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat ukhuwah, serta memanjatkan doa bagi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan Kota Palu.**













