DAERAH  

Sisi Lain Hendly Mangkali, Jurnalis, Relawan, Mantan Napi dan Penggerak Sosial

Hendly Mangkali/foto: dok

KAREBA SULTENG, MORUT- Dibalik profesinya sebagai Pimpinan Redaksi Beritamorut.com, Hendly Mangkali dikenal banyak orang karena kepeduliannya terhadap persoalan sosial. Selain aktif sebagai jurnalis, ia juga sebagai Koordinator Relawan Ambulans Sulteng yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Pada 5 Juli 2026, Hendly menghirup udara bebas dari Lapas Petobo setelah menjalani hukuman selama satu bulan terkait perkara Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Meski statusnya mantan napi, tidak lama setelah kembali ke tengah masyarakat, ia memilih mengawali langkahnya dengan kegiatan sosial, berbagi bersama anak-anak di TPA Kawatuna dan Panti Asuhan Imanuel Palu.

Semangat itu berlanjut. Melalui media sosial, Hendly aktif menggalang donasi untuk membantu penyediaan pasir bagi pembangunan masjid dan gereja di Kabupaten Morowali Utara. Baginya, rumah ibadah adalah tempat yang harus mendapatkan perhatian bersama tanpa memandang latar belakang.

Ia juga beberapa kali menyampaikan pandangan kritis terhadap aktivitas pertambangan yang menurutnya perlu memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan rumah-rumah ibadah di wilayah lingkar tambang.

“Harusnya semua rumah ibadah, terutama di desa lingkar tambang itu bagus. Itu tempat doa-doa dipanjatkan,” ujarnya.

Sebagai seorang jurnalis, Hendly Mangkali tidak jarang menjadi sorotan karena sikap kritis dan pandangannya yang memicu perdebatan.

Namun di balik berbagai kontroversi yang pernah mengiringinya, banyak orang mengenalnya sebagai sosok yang tetap berupaya hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Baginya, kepedulian bukan hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.**