DAERAH  

Bupati Sigi Ajak Parpol Tinggalkan Sekat Politik, Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae saat menghadiri Rakorda PAN/foto: Diskominfo Sigi

KAREBA SULTENG, SIGI- Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae mengajak seluruh kekuatan politik di Kabupaten Sigi untuk meninggalkan sekat-sekat kompetisi, dan bergandengan tangan dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita para politisi mari bergandengan tangan untuk bersama-sama memajukan daerah yang sama-sama kita cintai ini,” ungkapnya saat pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 1 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN), di Gedung Kesenian Serbaguna RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu (27/9/2026) pagi,

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PAN, pimpinan partai politik, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah tokoh masyarakat

Kehadiran Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dalam Kabupaten Sigi menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen politik demi mendukung percepatan pembangunan daerah.

Partisipasi kepala daerah dalam kegiatan tersebut tidak dimaknai sebagai keberpihakan politik, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh partai politik yang memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rizal bahkan hadir lebih awal dari jadwal yang ditetapkan panitia. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap terselenggaranya forum konsolidasi politik yang dinilai mampu memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan di Kabupaten Sigi.

 

Rizal menilai kehadiran sejumlah pimpinan partai politik dalam satu forum menunjukkan bahwa dinamika politik yang sebelumnya berlangsung melalui kontestasi demokrasi kini dapat bertransformasi menjadi ruang kolaborasi untuk membangun daerah.

“Ini menandakan bahwa situasi politik dan kompetisi bisa bersinergi dan berkolaborasi. Hari ini kita hadir bersama untuk mengikuti pelantikan saudara-saudara kita dari Partai Amanat Nasional Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Menurut Rizal, Kabupaten Sigi yang memiliki 16 kecamatan dan 176 desa masih menyimpan banyak potensi yang perlu dikembangkan secara bersama-sama. Karena itu, pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik.

Pada forum tersebut, Bupati Rizal juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Sigi yang sejalan dengan agenda pembangunan Nasional, salah satunya penguatan swasembada energi.

Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sigi menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang masuk dalam perhatian pemerintah terkait pengembangan sektor energi berbasis komoditas pertanian.

Menurutnya, terdapat rencana pembangunan dua fasilitas industri pengolahan hasil pertanian yang memanfaatkan komoditas seperti singkong, ubi dan jagung sebagai bahan baku pendukung energi alternatif.

“Setelah kita sukses swasembada pangan, kita juga harus sukses swasembada energi,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Sigi terus menggencarkan berbagai program penataan lingkungan, kebersihan kawasan dan penguatan tata kelola desa guna mewujudkan daerah yang lebih tertata, nyaman dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Rizal juga menyoroti capaian pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sigi.

Berdasarkan data yang disampaikan, tingkat kemiskinan yang sebelumnya berada di kisaran 12 persen pada tahun 2024 kini turun menjadi sekitar 10 persen. Sementara angka kemiskinan ekstrem mengalami penurunan dari 2,66 persen menjadi 1,24 persen.

Ia menjelaskan, upaya tersebut didukung melalui berbagai program intervensi pemerintah, termasuk bantuan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tahun ini, sekitar 607 unit rumah mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sigi melalui APBD juga mengalokasikan pembangunan sekitar 60 unit rumah bagi warga miskin.

“Ini merupakan tugas kita bersama. Kita berkumpul di ruangan ini dengan tujuan yang sama, yaitu bagaimana mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Selain kemiskinan, persoalan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut memaparkan perkembangan rencana pembangunan SR (Sekolah Rakyat) di Kabupaten Sigi yang akan berlokasi di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Saat ini pemerintah daerah masih menunggu sejumlah rekomendasi teknis terkait aspek keselamatan penerbangan karena lokasi pembangunan berada tidak jauh dari jalur operasional Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu.

Meski demikian, ia menyebut program tersebut mendapat dukungan tambahan dari pemerintah pusat sehingga rencana pembangunan yang semula dua lantai berkembang menjadi empat lantai.

“Insyaallah Sekolah Rakyat di sini ada empat lantai,” katanya.

Sekolah tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 2.500 siswa secara bertahap dan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati menegaskan, pengalaman pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang telah berjalan menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki potensi akademik yang tidak kalah dibandingkan peserta didik lainnya apabila memperoleh akses pendidikan yang memadai.

Menurutnya, berbagai capaian siswa dalam penguasaan bahasa asing menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

“Masyarakat Sigi yang kurang mampu tidak kalah secara akademik. Mereka hanya membutuhkan kesempatan dan akses pendidikan yang lebih baik”. terang Bupati.

Dalam undangan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, Kepala Kejaksaan Negeri Sigi, Irwan Ganda Saputra., SH., MH., Ketua Bawaslu Sigi, Hairil, Kasat Intel Polres Sigi, AKP Adhitya Meideski, S.T., Camat Sigi Biromaru, Muhaimin, para unsur perwakilan partai politik dan forkopimda lainnya.**(SUMBER: HUMAS PEMDA DISKOMINFO KABUPATEN SIGI)