KAREBA SULTENG, SIGI- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diberikan ruang untuk mempromosikan produk lokal seperti Kopi khas Sigi saat mement perayaan Paskah tingkat nasional.
Hal itu diungkapkan Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae saat wawancara khusus bersama Kompas TV Jakarta di kediaman Bupati Sigi di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Minggu siang (12/4/2026).
Bupati Sigi menilai pelaksanaan Paskah Nasional akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Event ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM kita libatkan secara aktif agar manfaatnya langsung dirasakan,” jelasnya.
Bupati Sigi menegaskan bahwa daerahnya memiliki kekuatan utama pada sektor pertanian dan pariwisata yang saling mendukung sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa penunjukan Kabupaten Sigi sebagai tuan rumah Paskah Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar untuk mendorong promosi daerah di tingkat Nasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Pemerintah daerah bersama panitia dan dukungan pemerintah provinsi terus mematangkan persiapan, baik dari sisi keamanan, lokasi kegiatan, hingga partisipasi masyarakat. Kebetulan juga Ketua Panitia Hari Paskah Nasional adalah Wabup kami, yaitu Bapak Samuel Yansen Pongi. Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri juga bagi kami,” ujarnya.
Bupati memastikan bahwa berbagai aspek teknis telah dipersiapkan secara matang. Koordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat keamanan dan pemerintah desa, terus diperkuat demi menjamin kelancaran acara.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang dinilai sangat antusias, termasuk dalam penyediaan akomodasi dan dukungan sosial selama kegiatan berlangsung.
“Keterlibatan masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan nilai toleransi dan semangat kebersamaan yang kuat di Sigi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan visi pembangunan daerah yang berfokus pada sektor pertanian berkelanjutan dan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Ia menegaskan bahwa meski tidak memiliki wilayah laut, Kabupaten Sigi dianugerahi potensi alam yang besar, terutama lahan pertanian yang produktif serta destinasi wisata alam seperti Danau Lindu dan sejumlah kawasan lainnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penyelenggaraan berbagai festival budaya dan kuliner sebagai upaya menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Rizal turut menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan petani melalui program-program strategis, termasuk penguatan kelembagaan ekonomi seperti koperasi.
Ia menyebut konsep Koperasi Merah Putih sebagai salah satu solusi dalam menciptakan kemandirian petani, mulai dari penyediaan modal, distribusi hasil panen, hingga stabilitas harga.
“Tujuan kita jelas, petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panen. Ada sistem yang menjamin harga dan pasar, sehingga mereka bisa bekerja dengan tenang,” tegasnya.
Melalui wawancara tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap potensi daerah semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat citra Sigi sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah event Nasional dan destinasi unggulan berbasis pertanian dan pariwisata.
Wawancara tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari potensi unggulan Kabupaten Sigi di sektor pertanian dan pariwisata, hingga kesiapan daerah sebagai tuan rumah pelaksanaan Paskah Nasional yang akan digelar dalam waktu dekat.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sigi, di antaranya Kepala Dinas, Samsir bersama Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Nasirah.**(SUMBER : HUMAS PEMDA DISKOMINFO SIGI)












