KAREBA SULTENG, PALU- Belum reda bentrok dua kubu Nunu dan Anoa pada Rabu (28/10/2026) dini hari, konflik kembali pecah pada sore harinya.
Dari amatan media ini, konsentrasi massa terjadi di kawasan Jembatan Lalove Palu dan Jalan Anoa II. Kedua kubu saling serang menggunakan beragam senjata.
Menyikapi dua massa yang kian beringas, aparat kepolisian melepaskan gas air mata. Aroma belerang bercampur mesiu memenuhi udara di kawasan bentrokan.
Akibat bentrokan tersebut, seorang warga meninggal dunia dan beberapa lainya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena kepada sejumlah wartawan mengungkapkan bahwa bentrokan sore hari mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, dan bebarapa lainnya mengalami luka–luka.
“Satu orang warga Anoa meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka. Namun kami belum bisa memastikan apakah itu dari ketapel atau senapan rakitan. Kami masih konfirmasi ke rumah sakit,” terangnya.
Bentrokan sebelumnya pada Rabu dini hari lanjut Kapolresra Palu, ada dua korban luka-luka di lengan.
“Bedasarkan arahan bapak Kapolda, jika memnungkinkan kami akan melakukan penyisiran. Jika tidak memungkinkan, kami akan membuat pos di sini,” ucapnya.
Dalam bentrokan tersebut, Polda Sulteng menurunkan sejumlah 280 personil, Polresta Palu seratus personil, serta back up dari TNI sebanyak 100 personil.
Akibat bentrokan, dua warung makan yang berada di Jalan Lalove Kota Palu terbakar.**(FN).













