KAREBA SULTENG, PALU- Lima unit toko furniture yang menjual peralatan mebel di Jalan Trans Sulawesi, RT 006/RW 002, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.42 Wita.
Kelima toko yang terbakar diketahui milik Suciani (Alfa Meubel), Sahabudin, Wandi (Pasundan Meubel), Nur Sutiati (Mandar Meubel), dan Robert (Toraja Meubel).
Berdasarkan keterangan Suciani, api pertama kali diketahui berasal dari gudang belakang toko miliknya. Saat berada di dalam toko, ia mendengar suara seperti “krek-krek” dari arah gudang. Setelah membuka pintu gudang, ia melihat kepulan asap disertai kobaran api yang dengan cepat membakar bangunan.
Suciani kemudian berteriak meminta pertolongan warga sambil menyelamatkan diri.
Sementara itu, Wandi mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat informasi dari warga. Saat tiba di lokasi, toko miliknya telah hangus terbakar. Bersama warga, ia berupaya memadamkan api menggunakan air laut, namun kobaran api terus membesar hingga melalap bangunan.
Keterangan serupa disampaikan Nurhayati yang saat itu berada di dalam toko. Setelah mendengar teriakan warga, ia keluar dan mengetahui telah terjadi kebakaran. Bersama warga lainnya, ia membantu memadamkan api menggunakan air laut sekaligus menyelamatkan sejumlah barang furniture yang masih dapat diselamatkan.
Warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu. Sekitar pukul 11.00 Wita, empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.56 Wita.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, lima unit toko meubel hangus terbakar dan nilai kerugian material masih dalam pendataan.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mantikulore lptu Andi Rampewali, S.T.r.K., menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian untuk mengumpulkan keterangan serta mengidentifikasi sumber awal api.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang didominasi material mudah terbakar seperti kayu dan papan. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena melalui Kapolsek Mantikulore lptu Andi Rampewali
Ia menambahkan, cepatnya penyebaran api diduga dipengaruhi oleh konstruksi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, adanya tumpukan serbuk kayu, serta tiupan angin yang cukup kencang sehingga api dengan mudah merambat ke bangunan lainnya.
Hingga situasi dinyatakan aman sekitar pukul 13.10 Wita, petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.**













