KAREBA SULTENG, DONGGALA- Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E. didampingi sejumlah pejabatnya melakukan audiensi bersama pengurus organisasi Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Donggala, di ruang kerjanya, Kamis (12/3/ 2026).
Pertemuan ini berlangsung hangat serta penuh keakraban dengan obrolan mengalir dari cerita lama hingga pembicaraan serius. Kehadiran organisasi tersebut sangat penting terutama dalam membantu masyarakat saat situasi darurat, mulai dari evakuasi hingga pelayanan kemanusiaan lainnya.
Melalui pertemuan ini, Bupati terlebih dahulu mengucapkan salam syukur dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Ketua PMI Donggala, Moh. Yasin, S. Sos.,M. AP. beserta sejumlah pengurus penting di organisasi tersebut.
Dalam kesempatannya, Vera menyoroti keadaan daerah dengan kondisi yang diakibatkan bencana alam di beberapa tahun terakhir kerap terjadi. Ia pun mengutarakan kenangan ketika dirinya menjabat di organisasi tersebut sejak periode 2013-2018.
Pengalaman itu membuatnya cukup akrab dengan kerja-kerja kemanusiaan yang dijalankan selama bergabung di organisasi tersebut.
“Penanganan bencana ini tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan kuat dari seluruh organisasi kemanusiaan termasuk PMI,” menurut Vera.
Namun obrolan tidak berhenti pada isu kebencanaan. Bupati juga membuka sedikit gambaran tentang kondisi keuangan daerah yang sedang menjalani efisiensi sangat ketat. Salah satu penyebabnya adalah tingginya beban pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang harus ditanggung pemerintah daerah.
Kondisi itu membuat sejumlah sektor anggaran harus diatur dengan lebih hati-hati.
Meski begitu, Bupati Vera berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PMI tetap berjalan baik, terutama untuk program-program kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat.
Penghujung pertemuan, Ketua pengurus PMI memberikan cendramata yaitu sebuah rompi kesatria PMI kepada Bupati Donggala. Rompi itu bukan sekadar simbol seremonial, tetapi juga penanda kedekatan pemerintah daerah dengan organisasi kemanusiaan tersebut.**(SR)












