DAERAH  

Halo Warga Sulteng ! Ada Program Umroh Gratis Bersama Anwar-Reny, Berikut Penjelasannya

Program Berani Umroh Gratis Bersama Anwar-Reny/foto: dok

KAREBA SULTENG, PALU- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program apresiasi bertajuk “Berani Umroh Gratis Bersama Anwar–Reny” bagi masyarakat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepanjang tahun 2026.

Program ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 900.1.13.1/05/Bapenda-G.ST/2026, yang berlaku mulai 2 Januari hingga 31 Desember 2026 di seluruh kantor Samsat dan layanan Samsat keliling se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Bapenda Sulteng, Andi Irman, S.STP., MM, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada wajib pajak yang disiplin memenuhi kewajibannya.

“Ini adalah bentuk penghargaan kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor secara tepat waktu. Selain mendorong kepatuhan pajak, program ini juga diharapkan memberi manfaat sosial dan spiritual bagi masyarakat,” ujar Andi Irman dalam keterangan resminya di Palu, Rabu (4/2/2026).

Bapenda Sulteng menetapkan dua syarat utama bagi peserta undian, yakni terdaftar sebagai wajib pajak kendaraan bermotor di Sulawesi Tengah, dan membayar PKB sebelum tanggal jatuh tempo.

Program ini tidak berlaku bagi objek kendaraan baru, dan kendaraan yang melakukan mutasi masuk dari luar Provinsi Sulawesi Tengah.

Andi Irman menegaskan bahwa persyaratan utama program ini pada dasarnya sangat sederhana, yaitu pajak kendaraan harus dibayar tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Kuota pemenang program ditetapkan sebanyak 13 orang, masing-masing mewakili setiap kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

“Syaratnya hanya satu, pajak kendaraan dibayar tepat waktu. Kuotanya 13 orang perwakilan dari setiap kabupaten/kota,” jelasnya.

Bapenda Sulteng juga menyiapkan skema alternatif apabila pemenang undian berasal dari kalangan non-Muslim.

Dalam hal ini, hadiah tidak berupa paket umroh, melainkan penggantian uang tunai senilai harga paket umroh.

“Jika pemenang non-Muslim, akan diberikan uang tunai setara nilai paket umroh,” tambah Andi Irman.

Ia berharap program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu, sekaligus memperkuat penerimaan daerah yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.

Selain itu, program ini sejalan dengan komitmen kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *